“Burung itu indah”
katamu dengan pandangan lurus ke langit dan diiringi dengan sebuah senyum.
“Oh ya? Kenapa bisa?”
dan pertanyaan itu pun muncul begitu saja karena rasa penasaran akan maksud
perkataan itu. “Bukankah semuanya sama saja?”
“Tentu tidak! Coba lihat,
dia sangat beruntung dapat terbang dengan bebas, tanpa takut jatuh. Dapat
merasakan dan melihat indahnya alam dari atas sana. Dia sangat indah dan sangat
beruntung, tak ada yang lebih beruntung daripada dia” jelasmu dengan senyum
yang semakin mengembang.
Dan, apakah itu benar? Kau
hanya tak tahu, akulah orang yang merasa sangat beruntung saat ini. Aku merasa
sangat beruntung hanya karena melihat senyumanmu serta mendengar perkataanmu
yang sangat sederhana itu.
Namun, kau juga benar
mungkin hanya burung itu yang beruntung. Karena aku hanya dapat melihat senyum
dan mendengar perkataanmu melalui orang lain, dan aku takut untuk mendekat. Sungguh
aku ingin seberuntung burung itu, agar aku dapat menjadi alasan dibalik senyum
indahmu.
10 komentar:
Akhirnya di post di blog wkwk
sukaaaa❤❤
💕💕
kok sosweet, coba dipanjangin lagi. buat yang utuh:)
Puncak kata yahud..
Aku takut untuk mendekat :')
itu burung burung apa ya...
Seperti aku
Seperti aku
Apapun yang terjadi tetaplah tersenyum dan syukurilah, agar senantiasa beruntung dan mendapat berka-Nya .... Aamiin
sukaaaaaaaaa������
Posting Komentar